Kamis, 31 Oktober 2013

Dengar, Rasakan, Fahami


7 SURGA
(By : edcoustik)

Kumandang cinta bergema hingga kehati
Lafaz lafaz asmara memanggil jiwa yang rapuh
Rapuhnya aku Kau maha tahu
Pagi siang malam dunia yang kutuju
Saat kujatuh baru kusadar Kau lah segalanya

Tuhan kuangkat kedua tanganku
Sudikah Engkau menerima cintaku
Berdarah-darah akan kutempuh
Menggapai tarikat cintaMu
Tujuh surga pun aku tak pantas
Menerima diri yang bersimbah dosa
Kuharap cinta dan ampunanMu
Setinggi arasy-Mu seluas semesta cinta


     Salah satu lagu yang membuat bulu kuduk merinding, mengingatkan bahwa terlalu banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk mengejar kesenangan duniawi. Banyaknya target hidup yang ingin dicapai semakin membuat kita lupa akan hakekat hidup, beribadah kepada Allah SWT.

     Tanpa tersadar waktu berjalan dengan cepatnya dan waktu tidak akan bisa terulang kembali. Sadarilah, perjalanan hidup manusia melaju cepat menuju Allah. Banyak orang yang baru menyadari hakekat kehidupan ini disaat mereka sudah berusia lanjut, dan mereka menyesali masa mudanya yang telah dihabiskan untuk mengejar dunia semata. Memang tidak ada kata terlambat, namun bukankah sebaiknya kita bisa menyadarinya sekarang, saat tubuh ini masih kuat dan sehat untuk beribadah dengan semaksimal mungkin.

   Akan lebih bijak disaat kita mengejar dunia untuk menggapai akhirat. Lakukan setiap langkah berlandaskan niat pada Allah SWT. Dengan begitu tidak akan ada kesia-siaan. Sungguh semua yang kita kerjakan di dunia ini akan di mintai pertanggung jawaban. Rasulullah mengingatkan kita, beliau bersabda "Belum lagi jejak kaki seorang hamba pada hari kiamat, sehingga kepadanya telah diajukan empat pertanyaan, yaitu tentang umurnya ke mana di habiskan, tentang tubuhnya untuk apa dipakai, tentang ilmunya apa yang sudah diamalkan dengannya, dan tentang hartanya dari mana diperolehnya dan untuk apa dibelanjakannya" (HR. Bukhari).
     Mari mulai belajar untuk menghargai waktu dan melandasi semua kegiatan semata-mata untuk mencari Ridho-Nya.



     Waktu adalah kehidupan, kehidupan akan berakhir bila waktu kita telah habis.