Wahai yang bersemayam di dalam rasa dan diriku
Engkau jauh dari penglihatan dan pandangan
Engkau adalah ruhku jika aku tak memandangmu
Dia lebih dekat denganku dari segala yang berdekatan
Angan-angan tentang dirimu ada di mataku
Ingatan tentang dirimu ada di mulutku
Tempat kembalimu ada di hatiku
Tapi ke manakah engkau hilang dariku?
Wahai yang bersemayam diantara perut dan iga
Sekalipun tempat tinggalnya berjauhan dariku
Kasih sayang tercurah untuk senantiasa mencinta
Jika engkau tiada menggapainya ia kan membumbung
Keteguhanku berdiri tegar bersama dirimu
Aku tiada peduli yang datang dahulu atau kemudian
Engkau membuatku tak peduli dan memang aku begitu
Terhadap orang yang menghinamu atau memuliakanmu
Kucintai mereka dan seakan-akan engkau musuhku
Bersamamu dan bersama mereka sama-sama ada kebahagiaan
Ada kenikmatan karena celaan mereka karena mencintaimu
Biarkan mencercaku mereka yang suka melancarkan cercaan
(Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)
Engkau jauh dari penglihatan dan pandangan
Engkau adalah ruhku jika aku tak memandangmu
Dia lebih dekat denganku dari segala yang berdekatan
Angan-angan tentang dirimu ada di mataku
Ingatan tentang dirimu ada di mulutku
Tempat kembalimu ada di hatiku
Tapi ke manakah engkau hilang dariku?
Wahai yang bersemayam diantara perut dan iga
Sekalipun tempat tinggalnya berjauhan dariku
Kasih sayang tercurah untuk senantiasa mencinta
Jika engkau tiada menggapainya ia kan membumbung
Keteguhanku berdiri tegar bersama dirimu
Aku tiada peduli yang datang dahulu atau kemudian
Engkau membuatku tak peduli dan memang aku begitu
Terhadap orang yang menghinamu atau memuliakanmu
Kucintai mereka dan seakan-akan engkau musuhku
Bersamamu dan bersama mereka sama-sama ada kebahagiaan
Ada kenikmatan karena celaan mereka karena mencintaimu
Biarkan mencercaku mereka yang suka melancarkan cercaan
(Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar