Rabu, 26 Februari 2014

JUS BROKOLI SOLUSI TEPAT MENGATASI DIABETES MELLITUS







Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif yang saat ini mulai banyak diderita masyarakat Indonesia.  WHO memperkirakan bahwa pada tahun 2025, Indonesia akan menempati peringkat ke lima di dunia dengan jumlah penderita sebanyak 12,4 juta jiwa.  Berdasarkan Riskesdas tahun 2013, menunjukan bahwa prevalensi penderita diabetes mellitus di Indonesia mencapai 2,1%  meningkat 1,1% dari tahun 2007. Seluruh kejadian diabetes mellitus di Indonesia masih didominasi oleh diabetes mellitus tipe 2.  Angka ini sangat memprihatinkan mengingat bahwa penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan. 
Terapi bagi penderita diabetes mellitus meliputi edukasi, perencanaan diet, latihan jasmani, obat-obatan hipoglikemik, dan pemantauan gula darah  mandiri.  Perencanaan diet merupakan hal terpenting dari keseluruhan terapi yang harus dijalani penderita diabetes mellitus.  Diet untuk penderita diabetes mellitus biasanya diberikan makanan atau minuman yang tinggi kromium.
Kromium memang lebih banyak dibutuhkan oleh penderita diabetes mellitus karena kromium memiliki fungsi meningkatkan aktivitas insulin dalam memecah glukosa dalam darah sehingga kadar glukosa darah dapat dikontrol dengan cepat.  Saat ini sudah banyak susu–susu untuk penderita diabetes mellitus (Produk Komersil) yang mengandung tinggi kromium.  Akan tetapi, produk tersebut tidak menggunakan kromium alami yang terdapat pada bahan makanan.  Oleh karena itu, perlu dilakukan inovasi  yang terbuat dari bahan makanan tinggi kromium seperti brokoli.  Anda bisa mengkonsumsi brokoli dalam bentuk jus ataupun dalam bentuk lainnya.  Selain brokoli, ada beberapa bahan makanan yang juga tinggi kromium yang dapat dikonsumsi dalam bentuk lain seperti gandum, daging, polong-polongan, kentang, bayam, wortel, pisang, jeruk, dan apel.
       Penelitian menunjukkan bahwa brokoli mengandung serat yang tinggi serta kandungan gula yang rendah, brokoli juga dapat membantu melawan diabetes mellitus. Serat bermanfaat untuk membantu menjaga glukosa darah tetap dalam kadar normal karena serat membutuhkan waktu yang relatif lama untuk dicerna di lambung.  Selain itu brokoli merupakan salah satu bahan makanan yang tinggi kromium.  Pada tahun 2004, Cina pernah melakukan penelitian tentang ekstrak brokoli yang ternyata mampu menurunkan kadar gula darah pada tikus yang menderita Diabetes Mellitus.
Perlu diketahui juga ketika brokoli dijadikan sebagai jus, akan ada bahan dari sayuran atau buah lain yang menemaninya, seperti wortel, timun, atau apel.  Selain itu lebih baik diberikan tambahan susu skim dan madu murni untuk menjadikan jus brokoli lebih lezat.  Susu skim tak hanya menjadikan jus brokoli menjadi lezat, namun protein susu juga akan membantu kerja kromium sebagai pengontrol glukosa dalam darah.  Susu skim aman dikonsumsi untuk penderita diabetes mellitus karena kandungan lemak yang rendah dengan indeks glikemi yang rendah pula.  Penggunaan madu pada penderita diabetes tidak boleh lebih dari 25 ml atau sekitar 5 sendok makan sehari karena penggunaan madu berlebihan akan menjadikan kadar glukosa darah semakin tinggi.  Berikut ini akan diuraikan bahan dan cara pembuatan jus brokoli tinggi kromium :
Bahan:
  • Brokoli 100 g,
  • wortel, timun, atau apel 50 g,
  • Susu skim 3 sendok makan,
  • Madu murni 3 sendok makan,
  • Air putih 150 ml
Cara Pembuatan:
1.      Untuk sedikit menghilangi aroma langu pada brokoli maka lakukan perebusan atau pengukusan selama 1 menit dengan suhu 60-80ºC, tiriskan.
2.      Cambur brokoli dengan bahan-bahan yang telah disediakan lalu blander hingga halus.
3.      bila hanya ingin mengembil sarinya maka bisa disaring, nemun akan lebih baik bila diminum beserta seratnya.
4.      Campurkan es serut untuk mendapatkan kesegaran saat meminum jus ini.
5.      Hidangkan selagi dingin.

Hanya dengan bahan dan cara pembuatan yang seperti itu anda sudah dapat menikmati segarnya jus brokoli. Selain itu, anda juga mendapatkan manfaat dari jus brokoli tinggi kromium tanpa khawatir nilai gizinya berkurang karena sudah menjadi jus.  Jus brokoli ini memiliki kandungan gizi sebagai berikut :
·         Energi                          : 210 Kkal
·         Karbohidrat                 : 38 g
·         Protein                         : 14 g
·         Lemak                         : 1 g

Daftar Pustaka :
1.     Cho, Xiang L, Hyun, Takakao, Young, Xiang S. Protective effects of broccoli (Brassica oleracea) and its active components against radical-induced oxidative damage. J Nutr Sci Vitaminol. 2004 Mei 31; 51:142-147
2.      Dunne L. Nutrition almanac. 5th rev. Ed. New York: McGraw Hill. 2002. 52 p.
3.      Gibson R. Principles of nutritional assesment. 2nd rev. ed. New York: Oxford University Press. 2005. 683 p.
4.      Imam S, Slamet S, Sarwono W, Pradana, Gatut, Ermita, et al. Penata laksanaan diabetes terpadu. ed ke-2. Jakarta:  FKUI, 1995. 41 p

Tidak ada komentar:

Posting Komentar