Jumat, 16 Agustus 2013

JAUH

Kusandarkan tubuh ini di dinding
Dingi...Ku rasa dingin menyergap tubuh ini
Terasa hati mencuat-cuat
Fikirku melambung tinggi entah ke mana

Kurasa desiran angin membelai lembut wajahku
Ku pandangi langit
Indaahh....
Namun tak bisa ku rasa seindah saat ku bersamamu


Awan itu ku rasa wajahmu
Oohh Bukan-bukan, itu hanya khayalku
Mana mungkin kau ada untukku saat ini

Kenapa ku tak bisa sepertimu?
Kau begitu indah terbang tinggi di sana
Hingga mungkin tiada lagi aku dalam fikirmu
Namun aku? Ya aku masih tetap di sini, di tempat ini, menunggumu,
mengering dan membusuk
Layaknya tubuh tanpa jiwa

Kau terlalu tinggi, terlalu jauh
Hingga ku tak mampu menatapmu, silau ku rasa

Masihkah engkau menatapku di sini?
Atau mungkin arakan angin membawamu pergi?
Semakin jauh dari ku

Duhai hati yang indah
Jika memang kau tercipta untukku, maka mendekatlah
Ku tak mampu mencarimu, hingga kau datang 
dan kembali lagi sekehendakNya

Tak hanya kita terpisah berpuluh kilo
Lautan pun memisahkan kita

Kau tau?
Hanya gundah yang ku rasa saat mengingatmu
Ku rasa kau semakin jauh dari ku
Inilah takdirku dan takdirmu

Ku takkan menantimu, tapi kukan menanti jodoh terbaikku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar