Jumat, 16 Agustus 2013

Menunggu,,

ku rasa begitu segarnya udara pagi ini, semilir angin dengan lembut menyapu kulitku. Kicauan burung di kampung halaman begitu indah terdengar...
Ingin ku awali pagiku dengan menuliskan sesuatu tentang "Menunggu". Ya ku yakin semua pernah merasakan bagai mana menunggu itu dan mugkin banyak orang yang tak menyukai bila harus menunggu, apalagi menunggu sesuatu yang tak pasti yang belum tentu akan terjadi.

guys,, menunggu itu akan sangat melelahkan bila kau menunggu  dengan berlandaskan sesama makhluk, akan berbeda rasanya jika kau menunggu yang berlandaskan iman pada Yang Maha Membolak-balikkan Hati, Allah SWT.

Aku punya sebuah cerita dari seorang wanita yang tak ingin disebut namanya di sini.
Dia pernah mencintai seorang lelaki, yang di rasa saat itu benar-benar merubah hidupnya menjadi lebih baik. Pada suatu ketika mendadak ada kejadian yang meluluh lantakkan hatinya. Dia harus berpisah dengan lelaki itu karna satu alasan "Belum Siap Nikah ya Diakhiri Saja Tunggu Hingga Benar-benar Sudah Siap". Hingga suatu hari wanita ini memutuskan untuk menunggunya dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin ya Ibadahnya, Akhlaknya, Ilmu-ilmunya. Namun semakin lama si wanita merasa penantian itu semakin membuat hatinya Galau tak karuan, lelah, resah, acak-acakan deh pokoknya karna tak pernah ada respon dari lelaki itu. Hingga dia merasa bersalah karna apa yang dia lakukan (Ibadahnya, Akhlaknya, Ilmu-ilmunya) dia landaskan untuk lelaki itu.Akhirnya dia mulai meluruskan niatnya merubah diri menjadi lebih baik hanya semata karna Allah, bukan karna siapapun. well, lalu apa yang dia rasakan? dia menjadi semakin baik dengan niat hanya untuk Allah, walau tak di pungkiri dia masih begitu mencintai lelaki itu. Cara mencintainya pun telah ia rubah dengan semakin mendekatkan diri pada Allah, dengan terus mendoakan lelaki itu, dan tidak terlalu berharap bahwa lelaki itu jodohnya, siapa yang tau jodoh seseorang? hanya Allah yang tau, yang kita bisa lakukan hanyalah berdoa.
Dengan semakin dekat dengan Allah, dengan niat yang lurus maka dia pun mendapatkan ketenangan, tak ada kata galau dan lelah lagi. Karna dia tidak menunggu lelaki itu tapi menunggu jodoh yang terbaik yang telah di siapkan Allah untuknya.

dari cerita di atas kita dapat mengambil pelajaran bahwa janganlah kamu menunggu seseorang yang belum pasti dia akan menjadi milikmu. Perbaikilah dirimu dengan memantaskan diri jika kau ingin mendapatkan jodoh yang terbaik. Perbaiki diri dengan landasan iman pada Allah!
bukankah wanita yang baik itu untuk lelaki yang baik pula?
mungkin saja seseorang yang dulunya kau nanti memang jodoh yang terbaik yang telah disiapkan Allah untukmu. Itu menjadi bonus tersendiri buat kamu.. ^___^




"Jangan menantikan seorang lelaki, tapi nantikan jodoh terbaikmu"


Tidak ada komentar:

Posting Komentar